Replika Huruf Angka Kayu Mainan Edukasi Anak
Deskripsi
Product Details
Isi: 36 pcs
Dimensi Huruf/Angka: 5.5x4x0.6 cm
Dimensi Produk: 16x16x5 cm
Berat: 600 grams
Bahan: MDF
Stock: Tersedia
Description Fungsi / Manfaat Cara Main
Replika Huruf Angka adalah tiruan bentuk alfabet (A-Z atau a-z) dan angka (0-9) yang dibuat menggunakan bahan dasar kayu sebagai alat peraga edukasi. Dalam dunia pendidikan (khususnya metode Montessori), ini adalah alat bantu agar anak bisa menyentuh dan merasakan bentuk huruf secara tiga dimensi, bukan sekadar melihat di kertas.
Karakteristik Utama
Taktil: Memiliki tekstur yang nyata (bisa diraba).
Estetik: Memberikan kesan alami, hangat, dan timeless (tak lekang oleh waktu).
Aman: Jika menggunakan finishing yang tepat (seperti beeswax atau cat berbahan air), replika ini jauh lebih aman dan ramah lingkungan dibanding plastik.
APE Replika Huruf Angka PAUD Mainan Edukasi Anak 3 Tahun
Sebutik Edutoys Sentra Alat Peraga Edukatif dan Sensori Integrasi untuk Anak TK PAUD. Distributor Produsen Suplier Toko Alat Peraga Edukatif Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami siap menerima proyek BOP pengadaan Paket Alat Peraga Edukatif untuk DIKNAS, BKKBN (BKBKIT), PAUD, TK/KB, CSR dll.
Manfaat Bermain Replika Huruf Angka:
1. Pengembangan Kemampuan Taktil & Sensorik:
Berbeda dengan melihat huruf di layar tablet atau buku, replika kayu memiliki bobot, tekstur, dan bentuk tiga dimensi.Fungsi: Anak bisa meraba lekukan huruf atau sudut pada angka. Pengalaman sentuhan ini membantu otak "merekam" bentuk simbol lebih kuat daripada sekadar penglihatan (visual).
2. Pengenalan Literasi & Numerasi Dini:
Ini adalah fungsi paling mendasar sebagai alat peraga edukasi (APE).
Literasi: Membantu anak mengenali alfabet, menyusun kata sederhana, dan memahami urutan huruf.
Numerasi: Membantu anak memahami simbol angka, urutan bilangan, hingga konsep matematika dasar (penjumlahan/pengurangan) jika digunakan bersama benda nyata (seperti menghitung 3 balok kayu).
3. Melatih Motorik Halus & Koordinasi:
Memegang, memutar, dan menyusun balok atau kepingan kayu membutuhkan kerja sama antara otot tangan dan mata. Fungsi: Melatih pincer grasp (kemampuan menjepit dengan jempol dan telunjuk) yang nantinya sangat krusial saat anak mulai belajar memegang pensil untuk menulis.
4. Media Pembelajaran Metode Montessori:
Dalam metode Montessori, replika kayu (seperti Sandpaper Letters atau Movable Alphabet) digunakan agar anak belajar secara mandiri. Fungsi: Menghindari stimulasi berlebih (overstimulation). Kayu biasanya tidak mengeluarkan suara atau lampu kilat, sehingga anak bisa fokus sepenuhnya pada bentuk dan fungsi huruf/angka tersebut.
5. Stimulasi Kognitif & Logika:
Saat anak mencoba memasukkan huruf ke dalam cetakan papan (puzzle) atau menyusun angka secara berurutan. Fungsi: Mereka belajar tentang pemecahan masalah (problem solving) dan hubungan spasial (bagaimana sebuah benda pas masuk ke lubang tertentu).
Cara Bermain Replika Huruf Angka:
1. Level Pemula (Usia 1,5 - 3 Tahun) Pengenalan Bentuk
Pada tahap ini, fokusnya bukan pada menghafal nama huruf, tapi pada koordinasi tangan dan mata.
Mencocokkan Siluet (Puzzle): Jika replika berupa kepingan puzzle, biarkan anak mencoba memasukkan huruf ke lubang yang pas. Ini melatih logika spasial.
Sensory Bin (Bak Sensorik): Sembunyikan huruf-huruf kayu di dalam wadah berisi beras, pasir, atau biji-bijian. Minta anak "memancing" atau mencari huruf tersebut. Ini sangat bagus untuk stimulasi saraf sensorik di jari.
Klasifikasi Warna: Jika hurufnya berwarna-warni, minta anak mengelompokkan semua huruf merah, kuning, atau hijau tanpa mempedulikan jenis hurufnya.
2. Level Menengah (Usia 3 - 5 Tahun) Literasi & Numerasi Dini
Anak mulai memahami bahwa bentuk tersebut memiliki makna (simbol).
Tracing (Menjiplak): Letakkan huruf kayu di atas kertas, lalu minta anak menggambar mengikuti pinggiran kayu tersebut. Ini adalah latihan pre-writing (persiapan menulis).
Menyusun Nama: Mulailah dengan menyusun nama panggilan anak sendiri menggunakan huruf-huruf tersebut. Ini memberikan rasa kepemilikan dan kebanggaan.
Berhitung dengan Benda Nyata: Letakkan angka kayu (misal angka 3), lalu minta anak meletakkan 3 buah mainan atau kancing di samping angka tersebut. Ini membantu anak memahami konsep kuantitas, bukan sekadar hafal urutan angka.
3. Level Mahir (Usia 5 Tahun ke Atas) Kata & Operasi Matematika
Tebak Kata (Hangman Versi Kayu): Susun beberapa huruf untuk membentuk kata sederhana (seperti "B-U-K-U"), hilangkan satu huruf, dan minta anak menebak huruf apa yang hilang.
Operasi Matematika Visual: Gunakan angka kayu untuk membuat persamaan sederhana seperti 2 + 3 = 5. Karena bendanya nyata, anak lebih mudah membayangkan proses penjumlahannya.
Scavenger Hunt (Berburu Harta Karun): Berikan anak satu huruf (misal "B"), lalu minta dia berkeliling rumah untuk mencari benda yang namanya dimulai dengan huruf tersebut (seperti Bola, Buku, Boneka).price/ Rp 65.000
Isi: 36 pcs
Dimensi Huruf/Angka: 5.5x4x0.6 cm
Dimensi Produk: 16x16x5 cm
Berat: 600 grams
Bahan: MDF
Stock: Tersedia
Description Fungsi / Manfaat Cara Main
Replika Huruf Angka adalah tiruan bentuk alfabet (A-Z atau a-z) dan angka (0-9) yang dibuat menggunakan bahan dasar kayu sebagai alat peraga edukasi. Dalam dunia pendidikan (khususnya metode Montessori), ini adalah alat bantu agar anak bisa menyentuh dan merasakan bentuk huruf secara tiga dimensi, bukan sekadar melihat di kertas.
Karakteristik Utama
Taktil: Memiliki tekstur yang nyata (bisa diraba).
Estetik: Memberikan kesan alami, hangat, dan timeless (tak lekang oleh waktu).
Aman: Jika menggunakan finishing yang tepat (seperti beeswax atau cat berbahan air), replika ini jauh lebih aman dan ramah lingkungan dibanding plastik.
APE Replika Huruf Angka PAUD Mainan Edukasi Anak 3 Tahun
Sebutik Edutoys Sentra Alat Peraga Edukatif dan Sensori Integrasi untuk Anak TK PAUD. Distributor Produsen Suplier Toko Alat Peraga Edukatif Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami siap menerima proyek BOP pengadaan Paket Alat Peraga Edukatif untuk DIKNAS, BKKBN (BKBKIT), PAUD, TK/KB, CSR dll.
Manfaat Bermain Replika Huruf Angka:
1. Pengembangan Kemampuan Taktil & Sensorik:
Berbeda dengan melihat huruf di layar tablet atau buku, replika kayu memiliki bobot, tekstur, dan bentuk tiga dimensi.Fungsi: Anak bisa meraba lekukan huruf atau sudut pada angka. Pengalaman sentuhan ini membantu otak "merekam" bentuk simbol lebih kuat daripada sekadar penglihatan (visual).
2. Pengenalan Literasi & Numerasi Dini:
Ini adalah fungsi paling mendasar sebagai alat peraga edukasi (APE).
Literasi: Membantu anak mengenali alfabet, menyusun kata sederhana, dan memahami urutan huruf.
Numerasi: Membantu anak memahami simbol angka, urutan bilangan, hingga konsep matematika dasar (penjumlahan/pengurangan) jika digunakan bersama benda nyata (seperti menghitung 3 balok kayu).
3. Melatih Motorik Halus & Koordinasi:
Memegang, memutar, dan menyusun balok atau kepingan kayu membutuhkan kerja sama antara otot tangan dan mata. Fungsi: Melatih pincer grasp (kemampuan menjepit dengan jempol dan telunjuk) yang nantinya sangat krusial saat anak mulai belajar memegang pensil untuk menulis.
4. Media Pembelajaran Metode Montessori:
Dalam metode Montessori, replika kayu (seperti Sandpaper Letters atau Movable Alphabet) digunakan agar anak belajar secara mandiri. Fungsi: Menghindari stimulasi berlebih (overstimulation). Kayu biasanya tidak mengeluarkan suara atau lampu kilat, sehingga anak bisa fokus sepenuhnya pada bentuk dan fungsi huruf/angka tersebut.
5. Stimulasi Kognitif & Logika:
Saat anak mencoba memasukkan huruf ke dalam cetakan papan (puzzle) atau menyusun angka secara berurutan. Fungsi: Mereka belajar tentang pemecahan masalah (problem solving) dan hubungan spasial (bagaimana sebuah benda pas masuk ke lubang tertentu).
Cara Bermain Replika Huruf Angka:
1. Level Pemula (Usia 1,5 - 3 Tahun) Pengenalan Bentuk
Pada tahap ini, fokusnya bukan pada menghafal nama huruf, tapi pada koordinasi tangan dan mata.
Mencocokkan Siluet (Puzzle): Jika replika berupa kepingan puzzle, biarkan anak mencoba memasukkan huruf ke lubang yang pas. Ini melatih logika spasial.
Sensory Bin (Bak Sensorik): Sembunyikan huruf-huruf kayu di dalam wadah berisi beras, pasir, atau biji-bijian. Minta anak "memancing" atau mencari huruf tersebut. Ini sangat bagus untuk stimulasi saraf sensorik di jari.
Klasifikasi Warna: Jika hurufnya berwarna-warni, minta anak mengelompokkan semua huruf merah, kuning, atau hijau tanpa mempedulikan jenis hurufnya.
2. Level Menengah (Usia 3 - 5 Tahun) Literasi & Numerasi Dini
Anak mulai memahami bahwa bentuk tersebut memiliki makna (simbol).
Tracing (Menjiplak): Letakkan huruf kayu di atas kertas, lalu minta anak menggambar mengikuti pinggiran kayu tersebut. Ini adalah latihan pre-writing (persiapan menulis).
Menyusun Nama: Mulailah dengan menyusun nama panggilan anak sendiri menggunakan huruf-huruf tersebut. Ini memberikan rasa kepemilikan dan kebanggaan.
Berhitung dengan Benda Nyata: Letakkan angka kayu (misal angka 3), lalu minta anak meletakkan 3 buah mainan atau kancing di samping angka tersebut. Ini membantu anak memahami konsep kuantitas, bukan sekadar hafal urutan angka.
3. Level Mahir (Usia 5 Tahun ke Atas) Kata & Operasi Matematika
Tebak Kata (Hangman Versi Kayu): Susun beberapa huruf untuk membentuk kata sederhana (seperti "B-U-K-U"), hilangkan satu huruf, dan minta anak menebak huruf apa yang hilang.
Operasi Matematika Visual: Gunakan angka kayu untuk membuat persamaan sederhana seperti 2 + 3 = 5. Karena bendanya nyata, anak lebih mudah membayangkan proses penjumlahannya.
Scavenger Hunt (Berburu Harta Karun): Berikan anak satu huruf (misal "B"), lalu minta dia berkeliling rumah untuk mencari benda yang namanya dimulai dengan huruf tersebut (seperti Bola, Buku, Boneka).
#mainan-anak-3-tahun
#mainan-huruf-angka



0 Ulasan