Stock di update Kamis, 18-07-2019. Info 0856 4339 5684 (wa).

Mainan Edukatif Anak Usia Dini Montessori PAUD TK

Mainan PAUD TK


Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan masa yang paling menentukan terhadap perkembangan anak selanjutnya. Pada masa ini, anak akan mengalami beberapa fase, salah satunya adalah bermain. Kegiatan bermain yang kerap dilakukan oleh anak usia dini bukan semata-mata tanpa arti dan makna. Mereka bermain sebenarnya mereka dalam rangka pembelajaran. Karena dengan bermain, anak akan mengeksplor dan bereksperimen tentang dunia disekitarnya untuk membangun pengetahuan diri sendiri (self knowledge) kemudian menjadi sebuah pengetahuan yang relatif tetap pada dirinya.

Anak Bermain

Bermain jika dilihat dari segi bahasa adalah suatu aktivitas yang langsung atau spontan, dimana seorang anak berinteraksi dengan orang lain, benda-benda, disekitarnya, dilakukan dengan gembira, atas inisiatif sendiri, menggunakan daya khayal (imajinatif), menggunakan panca indera dan seluruh anggota tubuh lainnya. 

Permainan adalah suatu perbuatan yang mengandung keasyikan dan dilakukan atas kehendak sendiri, bebas tanpa paksaan dengan bertujuan untukmemperoleh kesenangan pada waktu mengadakan kegiatan tersebut. Permainan cukup penting bagi perkembangan jiwa anak. Oleh karena itu perlu kiranya bagi anak-anak usia dini untuk diberi kesempatan dan sarana di dalam kegiatan permainannya.

Mainan Edukatif atau APE


Permainan edukatif meliputi semua jenis permainan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersifat mendidik bagi peserta didik. APE untuk anak TK adalah alat permainan yang dirancang untuk tujuan meningkatkan aspek-aspek perkembangan anak TK. Permainan edukatif bisa juga dianggap sebagai semua bentuk permainan yang dirancang untuk memberikan pengalaman pendidikan atau pengalaman belajar kepada para pemainnya, termasuk permainan tradisional dan moderen yang diberi muatan pendidikan dan pengajaran.

Atas dasar pengertian itu, permainan yang dirancang untuk memberi informasi atau menanamkan sikap tertentu, misalnya untuk memupuk semangat kebersamaan dan kegotongroyongan, termasuk dalam kategori permainan edukatif karena permainan itu memberikan pengalaman belajar kognitif dan afektif. Dengan demikian, tidak menjadi soal apakah permainan itu merupakan permainan asli yang khusus dirancang untuk pendidikan ataukah permainan lama yang diberi nuansa atau dimanfaatkan untuk pendidikan.Permainan edukatif adalah semua jenis permainan yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersifat mendidik untuk peserta didik.

Mengapa harus menggunakan Montessori?


1.       Metode belajar anak usia dini dengan 5 area perkembangan. Yakni :
-          Exercises of practical Life (EPL) – keterampilan hidup
-          Area Sensorial
-          Matematika
-          Cultural (peradaban dan budaya
-          Bahasa

2. Metode Montessori memahami bahwa setiap anak adalah berbeda / unik, sehingga penanganannya pun berbeda-beda dan bersifat PERSONAL.

3. Pembelajaran metode Montessori adalah banyak observasi (pengamatan). Sehingga memberikan pengalaman riel dengan touch, metode ini pasti melibatkan seluruh indra. Dan tidak menggunakan KERTAS KERJA (yang abstrak nan mengawang di langit pikiran). Jadi tujuannya tidak sekedar bisa menjawab soal, namun yang lebih penting adalah memahami konsep.

4. Dalam kelas Montessori mereka membuat karya dengan bermain. Mereka akan berusaha, dan kita jangan pernah meng ‘cut’ proses belajar anak dengan memberi interupsi, pembenaran, sangsi atau hukuman. Karena dalam Montessori tidak ada punishment. Justru apresiasi proses adalah cara memberi penghargaan yang diterima anak. Namun yang menarik, reward dalam Montessori bukan barang atau benda. Kata positif mengenai proses belajarnya lah yang memotivasi anak. Jadi dalam Montessori tidak ada punishment atau interupsi/pembenaran kesalahan aktifitas belajar .

5. Montessori sangat menghargai proses anak. Seorang anak butuh banyak kesempatan, pengulangan, dan jam terbang. Untuk menjadi sempurna perlu proses, bukan hasil. Sehingga dalam Montessori MEMBERI WAKTU anak berusaha.  Secara tidak langsung ia bisa mengoreksi kesalahannya sendiri, sampai ia bisa. Buatlah ia bangga bisa melakukannya. Karena anak ingin mandiri, kita harus memberi nya waktu. Contoh kecil : membawa nampan, menuang gelas, membagi air dalam gelas yang semuanya tidak boleh tumpah.

6. Anak memilih sendiri permainan, bukan kita yang memilihkan. Kita sebagai “fasilitator” yang memberikan pilihan-pilihan. Dan menghormati hak kebebasannya dan keinginannya. Menghormati pilihan-pilihannya. Kita tidak boleh sedih alias ‘baper’ jika dia tidak mau memilih permainan yang kita siapkan. Hal kecil tujuannya : arahnya ini nanti adalah anak terbiasa untuk memutuskan sesuatu dengan pilihannya sendiri dengan penuh tanggung jawab. (ini menohok banget buat saya, saya pikir bahwa stimulasi anak diarahkan alat-alat permainannya alias kita yang memilihkan).

7. Karakteristik lingkungan Montessori bahwa ada rak atau tempat untuk mengembalikan permainannya dan tidak ditumpuk-tumpuk. Agar menarik dalam proses pemilihan stimulasi dan mereka bisa mengembalikan lagi mainannya seperti semula. Inilah lanjutan dari tanggung jawab terhadap pilihan permainannya. Bahwa ia  akan merapikan kembali alatnya. Dan alat-alat nya selalu ada tujuannya, hendak menstimulasi apa?

8. Dalam kelas Montessori minim percakapan. Gunanya adalah untuk menjaga konsentrasi. Dan mencontohkan setiap kegiatan dengan kosakata yang tepat. Sehingga alurnya à  bicara, kerja, memperhatikan, menunggu dan mengulang. Dalam mencontohkan kegiatan, fokuslah dan tidak menambahi tata cara. Misalnya : tanpa sengaja menggaruk kepala. Anak pasti akan meniru.

9. Fasilitator Montessori berbicara dengan anak menggunakan eye level. Bicaralah sejajar dengannya.

10. Sehingga metode belajar anak usia dini pendekatan Montessori adalah sangat humanistik. Alat-alatnya pun sangat filosofis (dijelaskan di bawah).

11. Montessori adalah sebuah metoda yang mengajarkan kita tidak hanya untuk sekolah tetapi juga mengajarkan kita untuk HIDUP.

Toko Mainan Edukatif APE Murah


Sebutik Edutoys menyediakan mainan edukatif anak usia dini, mulai dari usia bayi 0-12 bulan dan anak usia 1-5 tahun. APE PAUD TK berbahan kayu pinus dengan dilapisi cat waterbased sehingga aman untuk anak-anak. Supplier dan distributor dari produsen mainan kayu edukatif yang berlokasi di jalan gorongan 3 no.215 condongcatur sleman, persis disebelah barat kampus upn veteran.
Share this article :

Post a Comment

 
Copyright © 2018. SEBUTIK EDUTOYS