Mainan Edukasi Kayu

APE PAUD Balok PDK Natural 100

Berisi 100 pcs balok kayu natural aneka bentuk untuk melatih sensorik dan motorik serta mengasah kreativitas dan daya eksplorasi anak dalam menyusun dan merancang bangun...

13 Manfaat Nyata Membacakan Cerita atau Mendongeng untuk Anak

sebutik.com - Jika mendengar kata mendongeng mungkin kita langsung terbayang masa kecil atau ketika masih anak-anak, orang tua membacakan cerita sebelum tidur. Biasanya hal ini dilakukan orang tua untuk menyenangkan anak dan supaya cepat tertidur.

Membacakan cerita atau mendongeng

Membaca cerita atau dongeng


Bagi kebanyakan orangtua; baik ayah ataupun bunda, bercerita mungkin terasa sulit. Karena memang butuh suatu kelebihan khususnya bahasa dalam mendongeng. Sesulit apakah bercerita kepada anak? Dan sebenarnya apa sih mendongeng itu?.

Mendongeng adalah menceritakan ulang tentang suatu kisah atau cerita rekaan kepada anak. Kata dongen berarti cerita rekaan atau tidak nyata (fiksi). Sedangkan cerita adalah rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik berasal dari kejadian nyata (non fiksi) ataupun tidak nyata (fiksi).

Walaupun pada umumnya cerita dalam dongeng belum tentu nyata atau benar terjadi. Namun apakah berarti mendongeng itu tidak baik? Tentu saja tidak. Mendongeng ternyata mempunyai banyak manfaat yang positif. Bagi orangtua, terutama bagi si anak itu sendiri.

Memangnya bercerita bisa bermanfaat bagi anak? Manfaat apa yang didapat si anak dengan mendengarkan cerita? Hal positif apa yang didapat dengan membacakan cerita kepada anak?

Manfaat mendongengkan anak


Berikut ini adalah 13 manfaat yang luar biasa dengan mendongeng atau membacakan cerita untuk anak yaitu:

1. Menjadi landasan dasar kemampuan berbahasa

Dalam cerita dan dongeng, anak dikenalkan dengan berbagai ungkapan, peribahasa, kosakata dan istilah dengan struktur kalimat yang beraneka ragam. Dengan seringnya anak dibacakan cerita maka kemampuannya dalam berbahasa termasuk penguasaan kosakatanya akan bertambah. Kemampuan berbahasa inilah yang akan menjadi dasar keterampilan komunikasi anak di masa datang.

2. Melatih dan meningkatkan kemampuan mendengar anak

Kebiasaan mendengar yang diperoleh anak saat dibacakan cerita akan meningkatkan kemampuan mendengarnya. Anak yang sering mendengarkan cerita akan menjadi seorang yang sabar dalam hal berkomunikasi. Hal itu dikarenakan kebiasaannya menjadi seorang pendengar yang baik, dan dalam banyak hal nantinya akan memberikan banyak manfaat ketika ia dewasa.

3. Meningkatkan kemampuan komunikasi verbal

Dialog pada saat membacakan cerita akan menumbuhkan keberanian anak untuk ikut berbicara, bertanya, dan mengungkapkan pendapat. Kegiatan membacakan cerita ini juga menjadi fondasi dasar untuk melatih kemampuan membaca si anak. Terlebih lagi menjadi awal untuk memulai komunikasi yang interaktif dengan orang lain.

4. Menanamkan minat baca

Kegiatan membaca cerita merupakan aktivitas yang menyenangkan, menumbuhkan minat dan kesukaan tersendiri sehingga membuat anak tertarik untuk mencari lebih banyak lagi melalui buku bacaan lain.

5. Mengasah logika berpikir dan menciptakan rasa ingin tahu

Jalan cerita yang diucapkan membuat anak mulai berpikir menghubungkan antara sebab dan akibat, mencoba menebak akhir cerita, mengaitkan berbagai kejadian, memahami karakter tokoh, yang akhirnya mepertajam logika berpikirnya. Jalan cerita juga akan menimbulkan rasa penasaran dan ingin tahu lebih banyak lagi.

Artikel terkait:
58 Judul Buku Bantal Edukatif Bayi
Buku Kain Islami Balita
7 Hal Penting Dalam Memilih Mainan Anak
12 Manfaat Mainan Edukatif Bagi Anak


6. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas

Dengan sebuah cerita, dapat membebaskan pikiran anak dari hal-hal negatif. Berbagai situasi yang ajaib dapat pula diciptakan melalui cerita. Seperti cerita ada naga yang bisa terbang dan mengeluarkan apai, tongkat ajaib yang dapat merubah menjadi benda apa saja, raksasa yang baik hati dan suka menolong, peri ajaib yang jahat dan sebagainya. Hal-hal inilah yang mengembangkan imajinasi anak serta membebaskanya dari rasa takut akan hal yang baru, mendorong anak untuk memandang dunia sebagai sebuah tempat yang menyenangkan dan mengasikkan, dan menumbuhkan jiwa petualang. Dan yang terpenting, imajinasi akan menumbuhkan kreativitas dan ide bagi si anak.

7. Meningkatkan kecerdasan emosional (EQ)

Kecerdasan emosional atau yang sering disingkat dengan EQ, diyakini merupakan modal dasar untuk meraih kesuksesan yang lebih besar dibandingkan kecerdasan intelektual. Kecerdasan emosional yang dimaksud antara lain meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berempati, kemampuan memotivasi diri, memiliki rasa percaya diri, dan sebagainya. Melalui pilihan cerita yang tepat, berbagai kemampuan di atas dapat ditingkatkan dalam diri anak. Interaksi yang terjalin antara orang tua dan anak melalui kegiatan ini juga membangun pengendalian emosi yang kuat dan stabil.

8. Menambah wawasan dan pengetahuan

Dalam cerita biasanya banyak terselip berbagai informasi yang sangat berharga. Mulai dari informasi terkait moral, geografi dan kebudayaan, bahkan informasi yang berkaitan dengan ilmu sosial dan sains. Informasi inilah yang akan diserap secara efektif oleh anak karena disampaikan dengan cara yang menyenangkan baginya. Karena buku adalah jendela informasi dan pengetahuan dunia.

9. Menyampakan nilai etika dan pesan moral

Dalam berbagai cerita dan bacaan yang dipilih banyak mengisahkan tentang aturan-aturan dalam bermasyarakat. Orang tua dapat mengenalkan prinsip etika dan pesan moral kepada anak sehingga anak dapat dengan mudah membedakan mana hal yang baik dan mana yang tidak baik.

Produk terkait:
Buku Bantal Bayi Cilukba
Buku Bantal Bayi Mengenal Abjad
Buku Bantal Bayi Mengenal Angka
Buku Bantal Bayi Seri Kata Santun


10. Membangun karakter dan kepribadian

Banyak cerita atau kisah yang menceritakan karakter seorang tokoh. Ada yang baik adapula yang jahat. Dan melalui cerita dan bacaan ini dapat memicu anak untuk membangun karakter dan kepribadiannya masing-masing.

11. Pengetahuan multibudaya

Cerita dan bacaaan yang dipilih orang tua seringkali menyelipkan berbagai aturan serta kehidupan berbudaya di tempat yang berbeda. Dengan demikian, anak akan dikenalkan dengan berbagai jenis kebudayaan yang ada.

12. Sarana Hiburan dan Relaksasi

Ternyata mendongeng atau membacakan cerita dapat menenangkan anak bahkan yang sedang rewel sekalipun. Terlebih jika kebiasaan tersebut dimulai sejak anak baru lahir ke dunia ini. Dengan membiasakan bercerita kepada anak, anak akan menjadi lebih tenang dan tidak gampang rewel.

13. Mempererat hubungan dan ikatan batin

Kegiatan membacakan cerita kepada anak dapat membangun interaksi yang positif antara orang tua dan anak. Membuka lebar jalur komunikasi secara terbuka dan akrab, membangun kepercayaan anak kepada orang tua, dan pada akhirnya mempererat hubungan dan ikatan batin.

Produk terkait:
Grosir Mainan Kayu Truk Hijaiyah
Grosir Puzzle Kayu Edukatif Seri Buah
Harga Puzzle Knop Huruf
Harga Mainan Terbaru Creative Toolbox


Biasakan membaca cerita atau mendongeng


Mengapa membacakan cerita ini efektif? jawabannya tidak sulit. Pertama, cerita pada umumnya lebih berkesan daripada hanya nasehat murni, sehingga pada umumnya cerita terekam jauh lebih kuat dalam memori anak. Cerita-cerita yang kita dengar dimasa kecil masih bisa kita ingat secara utuh selama berpuluh-puluh tahun kemudian.

Kedua, melalui cerita anak diajarkan untuk mengambil hikmah tanpa merasa digurui. Memang harus diakui, sering kali hati kita tidak merasa nyaman bila harus diceramahi dengan segudang nasehat yang berkepanjangan.

Bercerita adalah metode komunikasi universal multiarah yang sangat berpengaruh kepada manusia. Bahkan dalam teks kitab suci pun banyak berisi cerita-cerita. Begitu pentingnya dan bermanfaatnya membacakan cerita dan mendongeng untuk anak seperti uraian diatas.

Sehingga disarankan kepada para para orang tua; ayah dan bunda yang belum pernah mendongeng atau membacakan cerita untuk segera melakukan kegiatan ini untuk anak-anak. Mari kita jalankan program "membacakan cerita untuk anak" yang sangat mudah, dimulai dengan membangun komitmen bersama antara ayah dan ibu untuk membacakan cerita bagi si anak.

Tidak perlu lama, cukup sisihkan waktu 15 - 20 menit dalam sehari, dan tanpa ayah bunda sadari kegiatan itu menjadi terapi yang ampuh untuk meningkatkan kecerdasan dan menguatkan mental, bukan hanya untuk kita tetapi juga anak kita. Yuk kita mendongeng atau membacakan cerita melalui buku bacaan atau buku bantal balita dari kain yang aman untuk bayi.